:into minimalism : less is MORE

Sweet Revenge

Salah satu aktifitas reguler  Jumat pagi adalah dengerin SMART 95.90 FM jam 7-8 pagi dengan nara sumber favorit  Arvan Pradiansyah, Topik pagi gini cukup buat penasaran yaitu ” Sweet Revenge ” apa ya inggrisnya ” Balas Dendam yg Manis” weh kurang enak yaa artikan sendiri aja yaq 🙂

Berikut ada 4 hal untuk membalas dendam dengan cara yang indah..

1. Mengubah fokus energi kepada dia ( yg di-dendam ) menjadi energi yang kita fokuskan kepada diri kita sendiri.

Contoh :  kita memanfaatkan energi  kemarahan tersebut untuk membuktikan bahwa mereka ( yg kita dendam-mi ) adalah salah. Atau sebagai motivasi yang menciptakan energi positif kepada diri sendiri untuk mengembangkan diri dan membuktikan bahwa mereka salah.

2. Marahlah semarah-marahnya  tapi jangan menendam. Karena setiap satu jam waktu untuk menendam, maka kita kehilangan satu jam untuk mengembangkan diri kita.

3. Orang yang menghina kita adalah orang yang diutus oleh Tuhan  untuk memperbaiki dan meyempurnakan kita .

4.  Gunakan energi cahaya

Sweet Revenge ini membuat kita lebih  cepat sukses..kok bisa ?

Jika dilihat dari point no. 1 energi kemarahan tersebut kita alokasikan untuk membooster dalam arti  kemarahan yang positif. Namun kemarahan ini identik dengan kemarahan seperti berapi-api yang identik dengan api tentunya yang menyambar dengan cepat penuh emosi. Namun mas Arfan bilang ada energi selain api untuk mempercepat “dendam” kita kepada seseorang yaitu menggunakan energi cahaya 🙂 wedehh..

Tau sendiri kan lebih cepat mana antara kecepatan cahaya dibandingkan kecepatan api ? 🙂

Karena cahaya adalah dasarnya bukan revenge lagi tapi kasih, yaitu dengan cara memaafkan dan tetap bertindak tentunya.

Selamat  “balas dendam” 🙂

Semoga bermanfaat

Udet



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe: rss | twitter | +