:into minimalism : less is MORE

Kisah Inspiratif: Sang Mandor dan Kuli Bangunannya

Kisah Inspiratif ini dapat dari kutbah taraweh di malam 24 Ramadhan di mushola dekat rumah berdurasi kurang lebih 10 menit.

Begini ceritanya..

Sang mandor bangunan suatu hari berada di atas rumah lantai dua yang sedang dia kerjakan. Coba memanggil anak buahnya dibawah tapi gak terdengar, tak ada harapan mungkin terlalu jauh jaraknya maklum berisik lagi bangun rumah dan rumahnya tingkat dua pula.

Coba berfikir, sang mandorpun coba memanggilnya dengan cara melempar uang seribuan logam ke arah anak buahnya.. dugg! gitu kira-kira bunyi yang jatuh ke tanah hehe.. uang tersebut jatuh pas disamping dia, sambil bekerja dan melihat ada uang logal seribuan langsung saja si kuli bangunan mengambilnya dan masuk kantong “lumayan” begitu dalam hatinya tanpa mencari tahu ini uang darimana asalnya.

Sang mandor tidak putus asa dilemparnya uang 10rb-an yang dilimpat-limpat biar mudah dilempar, dan apa yang terjadi? Kuli bangunan tersebut langsung mengambil uangnya kembali tanpa cari tahu asal uang yang tiba-tiba ada disampingnya, cuma celingak-celinguk mesem-mesem langsung dikantongi uangnya “lumayan” gitu lagi kata hatinya.

Sang mandor pun untuk ketiga kalinya belum kapok, dia coba menggunakan uang 100rb-an, dilipat-lipat lalu dilempar kembali dan lagi-lagi si kuli bangunan cuma senyum-senyum dan sedikit bingung cuma lihat kanan kiri dan uang 100rb-pun langsung masuk kantongnya.

Akhirnya sang mandor mengambil jurus terakhir untuk memanggil anak buahnya tersebut dengan cara mengambil batu kerikil dan dilemparlah.. Plak !! tepat kena dikepala si kuli bangunan. Seketika itupun barulah dia melihat ke atas darimana asal batu tersebut.

Gimana? Dapat pesannya ceritanya?

Ya begitulah layaknya kita manusia sering kali jika diberi kenikmatan atau rezeki sering lupa bersyukur, makin diberi lebih nikmat rezeki, makin lupa siapa yang memberi. Eh pas ketika diberi ujian sakit barulah kita ingat dari siapa semua ini berasal dan siapa yang bisa menyembuhkan selain Allah SWT. Padahal makin kita pandai bersyukur janjiNya nikmat akan makin ditambah.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Namun jangan menyamakan mandornya dengan Allah SWT ya, cerita di atas simpel, mudah diingat, namun makna pesannya sangat dalam.

Semoga bermanfaat.

@udet



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe: rss | twitter | +